Postingan

amp [aliansi mahasiswa papua barat]

Gambar
Oleh Rinto Kogoya Tulisan ini saya persembahkan kepada Rakyat Papua. Dan refleksi bagi rakyat dan organisasi-organisasi perlawanan di Papua yang mencita-citakan Pembebasan Nasional Rakyat dan Bangsa Papua dari Penindasan oleh Kolonialisme Indonesia, Imperialisme dan Militerisme Situasi Papua dewasa ini yang dihadapkan dengan berbagai persoalan dalam berbagai segi kehidupan baik dari aspek ekonomi politik maupun sosial dan kebudayaan tidak terlepas dari sejarah perkembangan kehidupan Rakyat Papua. Jika kita menyimak bagaimana awal gagasan pembentukan Bangsa Papua oleh kaum intelektual Papua pada dekade 1960an tentunya mereka memiliki cita-cita agar Rakyat Papua dapat membangun Bangsa dan Tanah Airnya dengan lebih baik, lebih demokratis, lebih adil dan lebih manusiawi dan lebih sejahtera di negerinya.   Walaupun tidak dapat kita temukan catatan sejarah tentang rumusan negara yang dikehendaki para penggagas Bangsa Papua, tapi keinginan mereka untuk memerdekakan Rakya...

DASAR DASAR PERJUANGAN KEMERDEKAAN PAPUA BARAT

DASAR DASAR PERJUANGAN KEMERDEKAAN PAPUA BARAT   Oleh: Ottis Simopiaref Mengapa rakyat Papua Barat ingin merdeka di luar Indonesia? Mengapa rakyat Papua Barat masih tetap meneruskan perjuangan mereka? Kapan mereka mau berhenti berjuang? Ada empat faktor yang mendasari keinginan rakyat Papua Barat untuk memiliki negara sendiri yang merdeka dan berdaulat di luar penjajahan manapun, yaitu: 1. hak 2. budaya 3. latarbelakang sejarah 4. realitas sekarang ad 1. Hak Kemerdekaan adalah »hak« berdasarkan Deklarasi Universal HAM (Universal Declaration on Human Rights ) yang menjamin hak-hak individu dan berdasarkan Konvenant Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik yang menjamin hak-hak kolektif di dalam mana hak penentuan nasib sendiri ( the right to self-determination ) ditetapkan. » All peoples have the right of self-determination. By virtue of that right they freely determine their political status and freely pursue their economic, social and cultural development - Semua bangsa memi...

: www.merdeka.com

Merdeka.com -  Warga Kampung Kontinai, Distrik Angkaisera, Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Sony Fairumba (33) tewas ditembak orang tak dikenal saat bersama iparnya mencari kusu pohon (disebut juga kanguru pohon) pada pukul 21.00 WIT, Rabu (11/2). "Penembakan terjadi sekitar jam 9 malam," kata warga Kampung Kontinai Harun Merani ketika dihubungi Antara dari Jayapura, Kamis (12/2). Menurut Harun, Sony terkena tembakan di kaki sebelah kanan persis di bawah lutut yang mengakibatkan korban jatuh dan tewas. "Korban masih berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), masyarakat belum berani bawa keluar korban dari hutan ke kampung," katanya. Harun menjelaskan, semalam sekitar pukul 21.00 WIT korban bersama iparnya masuk ke hutan di sekitar Kampung Kontinai untuk berburu kusu pohon. Tiba-tiba, kata dia, bunyi tembakan mengarah ke mereka dan mengenai kaki Sony. "Karena iparnya lihat Sony sudah tertembak sehingga ia berusaha melarikan diri...

(AMP)

Gambar
Oleh :   Rinto Kogoya  “Tulisan ini untuk mempertegas sikap  Organisasi Aliansi Mahasiswa Papua [AMP] yang menolak adanya gagasan untuk menyelesaikan persoalan Papua dengan jalan Dialog, sehingga dasar kita menolak memiliki alasan yang logis dan rasional” Saya lansung saja menguraikan kenapa secara organisasi, AMP dengan tegas menolak gagasan Dialog yang sedang didorong oleh Jaringan Damai Papua (JDP) maupun yang akhirnya diikuti oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe yang juga mengharapkan adanya dialog dengan pemerintah Pusat. Tapi menurut Lukas, kata dialog sebaiknya diubah dengan kata yang lebih halus. Pertama, kenapa AMP menolak gagasan dialog yang didorong oleh Jaringan Damai Papua (JDP) dibawah kordinator Pater DR. Neles Tebay, Pr. Gagasan dialog ini muncul setelah sekian lama rakyat Papua berjuang untuk menuntut Kemerdekaan. Dan dianggap sebagai salah satu solusi penyelesaian persoalan Papua. Selain solusi demokratis lain ya...

www.papua.com

Gambar
"The foundation of Indonesia's claim to rule in West Papua is based on fraud and lies", Powes Parkop, Governor of Port Moresby, Papua New Guinea. "We will not be silent any more" http://www.abc.net.au/…/governor-defies-png-request…/5127624 "The Melanesians of West Papua as a State and a People have never freely exercised their right to self-determination according to international law, according to the Charter of the United Nations and Specific Resolutions of the General Asse ... Lihat Selengkapnya "Yayasan Indonesia klaim untuk memerintah di Papua Barat didasarkan pada penipuan dan terletak", Powes Parkop, Gubernur Port Moresby, Papua Nugini. "Kami tidak akan diam lagi" http://www.abc.net.au/news/ 2013-12-01/ governor-defies-png-request-and -raises-west-papua-flag/ 5127624 "orang Melanesia Papua Barat sebagai sebuah negara dan orang-orang telah pernah bebas dilaksanakan hak mereka untuk menentukan nasib sendi...

apm

Gambar
  ' ' ' RIGHTS determine OWN FATE SOLUTION FOR DEMOCRATIC PEOPLE'S WEST PAPUA ' ' ' == AMP WILL NOT ONE STEP BACK PU , WHEN INDONESIA Colonialism , Imperialism militarism INDONESIA AND STILL ARE THE WEST PAPUA squat == == AMP STRIVING TO NATIONAL LIBERATION OF THE WEST PAPUA ==
Gambar
Idonesia have indicated that Educate and preserve ( Papua ) , Until I will give them their liberation and independence . Indonesian citizens are the most cunning trickster ( number one ) - in this world We have indicated that residents of West Papua Indonesia is not a state law . Because Indonesia has clinched a lot of breaking , laws that have been completed They make their own So we hope to ask for exemption For the people of West Papua .